Saya dengar dari belakang suara beberapa orang. Laki-laki, juga perempuan. Sedang meminta maaf, kepada istri saya, karena telah datang bertamu malam-malam. Juga mengenalkan diri, bahwa mereka teman kuliah Edwin. Datang demi sebuah keperluan. Memberi ucapan selamat kepada si sulung Edwin. Yang hari ini berulang tahun.
![]() |
| Edwin dan bayangannya. (Foto: IG edwin) |
Ya, hari ini Edwin telah duapuluh tahun. Artinya? Saya merasa kok dia tiba-tiba sebesar ini
Kini, dia tak lagi 'buri'. Sibuk kuliah. Sibuk liputan. Sibuk dengan segala aktifitasnya. Nyaris saban hari pulang tengah malam.
Keluarga saya tak biasa merayakan ulang tahun. Tak pula punya tradisi memberi hadiah istimewa. Justru, tamu-tamu tengah malam itu yang datang membawa bingkisan. Entah apa. Mungkin benda kesukaan anak muda. Yang saya menjadi terlalu tua untuk memahaminya.
Sebagai orang tua, tentu punya harapan untuk anak-anaknya. Juga kepada si sulung Edwin; semoga ia menjadi orang baik yang bernasib baik. Itu saja.****

Tidak ada komentar:
Posting Komentar