Rabu, 13 Mei 2015

Sekolah di SSW Sebelum Masuk SMA

SAYA tidak dan belum pernah mendikte nanti Edwin atau Faiz harus menjadi apa. Tetapi ketika mulai saya kenalkan menulis blog dan menyuguhinya dengan aneka buku, saya menemukan si Edwin telah mulai bisa menulis.

Dan di saat menunggu pengumuman kelulusan SMP ini, berhari-hari yang tiada kegiatan, saya masukkan ia ke kelas menulis di Sirikit School of Writing. Tujuannya tentu jelas, walau nanti entah ia menjadi apa, saya berprinsip, bisa menulis selalu mempunyai added value. Guru yang menulis, insinyur yang menulis, dokter yang menulis sampai tukang mi ayam yang menulis, tentu lebih 'keren' dibanding segala profesi tetapi tidak menulis.

Mengapa saya memilih SSW?
Pertama, karena saya tidak tahu sekolah menulis lainnya di Surabaya ini. Kedua, dengan ada tokoh sekaliber bu Sirikit disitu, saya menjadi lebih sreg.

Semoga di SSW itu, Edwin lebih baik dalam menulis. Tentang apakah nanti akan mengambil kelas lain di SSW, saya belum putuskan. Yang jelas, ini sedang menunggu pengumuman kelulusan. Setelah itu, dag-dig-dug masih berlanjut; apakah Edwin bisa masuk ke SMA Kawasan seperti keinginannya untuk melanjutkan SMA16, ataukah harus menempuh jalur regulerdengan pilihan SMA 17 dan SMA 14?

Sebagai orang tua saya ingin yang terbaik untuk anak.